Cara Mematikan Heartbeat API WordPress Tanpa Plugin

WordPress Heartbeat API bukanlah hal yang terlalu penting untuk digunakan. Di samping karena memakan banyak resource server, alasan lainnya adalah membuat kinerja blog/website kita lambat.

Oleh karenanya, banyak dari para blogger yang telah berpengalaman memilih untuk mematikan Heartbeat API tersebut.

Apa Itu Heartbeat API?

Heartbeat API adalah sebuah fitur yang digunakan untuk memberikan realtime notification kepada pemilik blog. Dengan mengorbankan sumber daya server, Heartbeat API menggunakan /wp-admin/admin-ajax.php untuk memanggil sebuah AJAX function yang dapat memberikan real time notification kepada penggunanya langsung melalui dashboard admin.

Bagi sebagian orang yang tidak terlalu mengerti tentang cara kerja server side tentunya tidak akan menjadi masalah. Akan tetapi bagi mereka yang paham tentang bagaimana cara kerja server side dalam sebuah web, hal ini tentunya sangat mengganggu.

Karena function yang berjalan di belakang layar tersebut ternyata menguras cukup banyak resource, mereka akan mengirimkan data melalui server setiap 15 detik hanya untuk sebatas notifikasi yang tidak terlalu penting.

Lalu Apa Kegunaan Heartbeat API Pada WordPress?

Beberapa kegunaan Heartbeat API pada WordPress antara lain:

  • Real-time Plugin Notifications
  • Memberitahukan ketika ada user lain yang sedang mengedit posts
  • Memberitahukan kapan user tersebut logout
  • Membuat penyimpanan otomatis, draft, dan revisi lain yang tidak penting secara terus menerus
  • Menunjukkan real-time data penjualan ketika website kamu menggunakan ecommerce

Mematikan WordPress Secara Manual Tanpa Plugin

Cara termudah untuk mematikan WordPress Heartbeat API tanpa plugin adalah dengan mengedit file functions.php yang ada pada theme/tema yang kita gunakan.

Pada menu dashboard, pergi ke bagian Tampilan/Appearance > Edit Tema/Theme Editor > cari file bernama functions.php seperti di bawah ini:

Masukkan kode berikut ini di bagian paling bawah file functions.php kamu

Kemudian update file tersebut, maka kamu sudah berhasil mematikan Heartbeat API WordPress.

Hal ini akan sangat membantu kamu untuk meningkatkan kinerja blog/web kamu dari sisi server.

Semoga membantu!


Baca juga:
Cara ampuh melindungi blog WordPress kamu dari serangan hacker
Apa itu UNIX?

Leave a Comment