NT Team
NT Team Like to read, write, ride, love to travel, I'm in love with chill & folk songs.

Framework Terbaik Untuk Pemula 2020


Framework Terbaik Untuk Pemula 2020

Web Framework Terbaik Untuk Pemula.

Apakah web framework terbaik untuk pemula?

Pada kali ini kita akan mencoba membahas beberapa pilihan framework yang cocok dipelajari pemula untuk membuat aplikasi berbasis web.

framework terbaik untuk pemula

Framework dalam dunia pemrograman biasa juga disebut dengan kerangka kerja yang digunakan para developer untuk mempermudah membangun sebuah Web Apps.

Bayangkan jika tanpa framework, mungkin bagi sebagian developer akan kesulitan dalam membuat project yang dikerjakan, karena mereka tidak mempunyai design pattern yang pasti untuk diimplementasaikan ke dalam sebuah project tersebut.

Dari sekian banyaknya framework yang ada, berikut ini adalah ulasan singkat tentang apa saja framework terbaik saat ini?

Check this out!.

1. Django

Framework terbaik untuk belajar

Django is a Python-based free and open-source web framework.

Django adalah Web Framework yang mengadopsi metode Model-View-Template, mengadopsi Python sebagai bahasa pemrograman utamanya. Dan bisa dibilang Django salah satu framework yang menggunakan metode sangat langka yaitu Templating.

Django sangat cocok dijadikan sebagai Back-End development maupun Full Stack Development, juga bisa digunakan sebagai opsi untuk Machine Learning project.

Karena sifatnya yang mature dan open source, hal tersebut menjadikanya sebagai pilihan pertama untuk project yang dikejar Deadline karena sifatnya yang Rapid Development (Fast Development).

Dengan Django, kita hanya membutuhkan sedikit syntax ataupun baris kode untuk melakukan banyak task di dalamnya, untuk kemudian dikembangkan ulang (Scalable).

Selain itu, yang membuatnya popular adalah, Django banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Diantaranya adalah:

  • Instagram
  • YouTube
  • Evenbrite
  • Disqus
  • NASA
  • Mozilla Firefox
  • Onion
  • BitBucket
  • Pinterest
  • Spotify
  • DropBox
  • The Washington Post
  • Reddit (Python Based)

2. Rails

Framework terbaik untuk pemula

Rails adalah framework yang menggunakan metode Model-View-Controller. Rails biasa juga disebuat oleh para developer dengan sebutan RubyOnRails.

Yang artinya: Ruby yang berjalan di dalam framework Rails. Bukan berarti RubyOnRails itu bahasa pemrograman sendiri.

Twitter sangatlah berjasa karena dialah yang melambungkan nama Rails dikenal lebih luas oleh dunia.

Ruby sangat cocok untuk para pemula maupun developer yang sudah senior karena bersifat open source dan user-friendly.

Selain itu dengan Rails, kita bisa menjadi lebih efisien dalam mengerjakan sebuah project dari client. Dan karena banyaknya fitur seperti library maupun paket di dalamnya yang lengkap, menjadikannya pilihan oleh berbagai developer untuk melakukan pekerjaan Web Development mereka.

Ruby banyak digunakan oleh perusahaan besar. Dimulai dari startup hingga raksaksa seperti GitHub & Airbnb.

Berikut ini beberapa perusahaan yang menggunakan Rails sebagai Web Development mereka:

  • GitHub
  • BaseCamp
  • Twitter (dulunya)
  • Shopify
  • Groupon
  • Yellow Pages
  • SlideShare
  • Scribds
  • Hulu
  • Bukalapak (local startup)

3. Angular

Framework terbaik untuk belajar membuat aplikasi

Berikutnya untuk framework terbaik untuk pemula adalah Angular.
Angular adalah sebuah web framework yang dibangun dari javacript.

Dibangun dan dimaintain oleh Google menjadikannya sebagai salah satu javascript framework yang sangat popular.

Angular sangat cocok digunakan untuk Front-End Development dan digunakan untuk membuat Single Page Applications karena mempunyai banyak fitur yang bisa kita gunakan di dalamnya.

Versi awal dari angular (1.X) dibuat dengan menggunakan JavaScript. Dan untuk versi terbarunya dibuat dengan TypeScript.

Karena Google yang membuat dan memaintainnya. Banyak perusahaan besar yang kemudian menggunakannya, terlebih lagi sifatnya yang Open-Source membuatnya mudah untuk mendapatkan dukungan dari banyak komunitas di seluruh dunia.

Beberapa perusahaan terkenal yang menggunakan Angular antara lain:

  • Google
  • PayPal
  • The Guardian
  • Vevo
  • Netflix
  • Freelancer
  • Weather.com
  • Youtube For PS3
  • iStockPhoto
  • Upwork
  • Lego

4. React

Framework terbaik untuk membuat website

Sebenarnya, React sendiri bukanlah sebuah framework, melainkan sebuah library yang dibangun menggunakan JavaScript.

Framework terbaik untuk aplikasi berbasis web

Akan tetapi banyak developer yang menyebutnya sebagai framework. Karena kita sudah bisa membuat sebuah Web Apps hanya dengan menggunakan React.

React sendiri dibangun dan dimaintain oleh Facebook. dan sama halnya seperti Angular, hal itulah yang membuatnya digunakan oleh banyak developer dan disupport oleh komunitas Open-Source.

Pada awalnya, React digunakan oleh facebook untuk membuat tampilan facebook lebih modern dan user-friendly, lalu kemudian dipublikasikan dan dijadikan sebagai Open-Source JavaScript Library.

Banyak para developer yang menggunakan React untuk membuat modern web apps.

Beberapa perusahaan yang menggunakan React antara lain:

  • Atlassian
  • PayPal
  • Airbnb
  • BBC
  • DropBox
  • CloudFlare
  • FlopBoard
  • Imgur
  • Netflix
  • Facebook

5. VueJS

Framework terbaik untuk aplikasi berbasis web dan web development

Jika di atas kita telah menyebutkan Angular, maka tidak cocok rasanya jika kita tidak memasukkan VueJs di dalamnya.

Yep!. VueJS bisa juga disebut sebagai rivalnya Angular karena VueJS memiliki dan kaya akan fitur yang dibutuhkan oleh para web developer.

Vue berawal dari sebuah project individu yang kemudian dikembangkan lagi dan hingga sekarang bisa digunakan oleh semua kalangan developer.

VueJS bisa juga disebut sebagai Progressive Framework. Artinya, VueJS dapat digunakan para project lain yang sudah ada framework lain di dalamnya. Dan project tersebut tetap berjalan lancar tanpa harus membuat banyak perubahan di dalamnya.

Di sisi lain, Vue Ecosystem dapat membantu para developer dalam membuat project berbasis Front-End yang sangat complex.

Beberapa perusahaan yang menggunakan VueJS sebegai web development nya antara lain:

  • 9GAG
  • Behance
  • GitLab
  • Nintendo
  • Laravel
  • Font Awesome
  • Laracast

6. CodeIgniter

Framework terbaik untuk membuat website

Jika di atas kita telah menyebutkan beberapa Framework yang bukan PHP, mungkin CodeIgniter lah salah satunya yang paling cocok.

Yep, CodeIgniter adalah web framework berbasis PHP yang mengadopsi metode Model-View-Controller.

CodeIgniter sangat popular bagi PHP Developer karena dapat sangat membantu untuk membuat sebuah web apps yang sangat complex.

CodeIgniter juga cocok digunakan untuk para pemula yang baru saya memasuki dunia web development. Dan karena fiturnya yang user-friendly.

Tidak sedikit pula perusahaan besar yang menggunakannya sebagai web development, antara lain:

  • Casio Computer
  • Feedcump
  • The Mail & Guardian
  • Buffer
  • Nissan
  • CreditFlux

7. Laravel

Framework terbaik untuk aplikasi berbasis web dan web development

Setelah CodeIgniter, tentunya ada Laravel.
Laravel adalah PHP Framework yang mengadopsi metode Model-View-Controller.

Laravel memang terbilang baru dibanding framework lainnya di dalam list ini, akan tetapi banyak developer yang menggunakannya kebutuhan Web Development dan menjadikannya popular di beberapa kalangan developer saat ini.

Laravel juga sangat cocok digunakan untuk pemula. Banyak para php developer yang menyarankan Laravel jika ingin mendalami PHP Web Development.

Beberapa web terkenal yang menggunakan laravel antara lain:

  • Startups
  • Laracast
  • Bonappetour
  • Toyota Hall of Fame
  • Camping World
  • Explore Georgia

8. ASP.NET (.NET & .NET Core)

Framework terbaik untuk aplikasi berbasis web dan web development

Selanjutnya adalah ASP.NET.

.NET adalah sebuah framework yang dibangun menggunakan bahasa C# dan dikembangkan oleh salah satu raksaksa teknologi yaitu Microsoft.

ASP sendiri singkatan dari Active Server Page, system kerja ASP.NET sendiri cukup unik, yang mana sebelum hasil di tampilan oleh browser, maka akan dilakukan compiling terlebih dahulu oleh server baru kemudian hasilnya dikeluarkan oleh browser.

ASP.NET sendiri bisa dibilang sebuah framework yang sangat mature dan banyak digunakan oleh Bank. Baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Sama halnya Django, ASP sangatlah mature dan robust untuk sebuah web development. Walaupun bersifat Close Source, banyak dukungan komunitas yang bisa diperolah jika ada kendala dalam penggunaannya.

Dan yang terbaru dari ASP.NET adalah ASP.NET Core.

Sebuah Framework Open Source hasil pengembangan dari ASP.NET itu sendiri. Dan bisa dijalankan di semua platfowm dan opeasi system.

Beberapa web yang menggunakan ASP.NET sebagai web development antara lain:

  • Microsoft
  • WebClues InfoTech
  • DataEximIT
  • StackOverflow
  • GoDaddy
  • Dell
  • Namecheap
  • Visual Studio
  • Diply.com

9. J2EE

Framework terbaik untuk membuat website

Mungkin bagi sebagian kita yang baru masuk ke dunia pemrograman terutama dalam bidang Web Development akan terasa awam dengan yang satu ini. Yep!.

J2EE sendiri sebenarnya adalah sebuah Platform-Environment. Singkatan dari Java 2 Enterprise Edition. Dan sekarang bernama JEE (Java Enterprise Edition) adalah sebuah application server yang memungkinkan kita untuk membuat sebuah aplikasi berbasis web dengan fasilitas yang telah disediakan oleh J2EE / JEE tersebut.

Beberapa perusahaan terkenal yang menggunakan J2EE antara lain:

  • Okta.com
  • Tesla
  • OliveGarden
  • Study.com
  • Spectrum
  • Syf.com
  • Tacobell
  • LinkedIn
  • Ebay
  • Google

10. Spring Boot

Framework terbaik untuk pemula

Berbeda dengan J2EE, Spring sendiri adalah pure framework yang berbasis Java. Dan bagi sebagian kita akan sangat awam mendengar nama yang satu ini karena seperti sebuah nama musim semi di eropa.

Spring sendiri adalah sebuah Enterprise framework yang dapat digunakan kembali untuk project lainnya (reuseable).

Sama seperti ASP.NET, J2EE. Spring banyak digunakan oleh Bank-bank di eropa dan beberapa perusahaan besar di sana.

Spring sendiri berlisensi Apache.

Conclusion:

Kesimpulannya, semua Web Framework adalah perfect, sempurna.

Semua akan kembali lagi kepada Project yang kita kerjakan.

Jangan terpaku pada satu framework, kita juga dapat mengeksplor berbagai framework yang kita sukai tanpa harus terpaku dalam satu framework saja.

Karena yang terbaik adalah yang dapat menyelesaikan kebutuhan tersebut.

comments powered by Disqus